Tampilkan postingan dengan label sumber energi cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sumber energi cinta. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Juli 2013

Makanan Obat Alami Gairah Bercinta

Apabila anda sudah mulai merasakan gairah seks Anda menurun atau respons seksual Anda terganggu, bisa jadi makanan yang Anda makan kurang memenuhi gizi yang cukup. Terdapat bebrapa jenis makanan sebagai sumber energi cinta yang bisa mendongkrak gairah kehidupan seks, tapi juga ada yang malah membuat menurun. Lalu, makanan apa sajakah yang sebaiknya dimakan?
Di kehidupan seks yang lesu bisa membuat gairah kerja juga meredup. Banyak orang yang mengatakan kalau kehidupan seks bisa dipengaruhi oleh makanan yang dimakannya. Misalnya, makanan yang mengandung mineral seng (zinc) bisa meningkatkan kesuburan pria, sebaliknya banyak mengonsumsi minuman berkafein bisa meredupkan gairah seks.
Agar gairah seksual Anda tetap membara, ada baiknya cermati beberapa kandungan nutrisi berikut mi, yang tidak hanya baik untuk kesehatan tubuh, tapi juga berkhasiat dahsyat sebagai pendongkrak libido.

• Antioksidan
Antioksidan bisa ditemukan pada buah-buahan serta sayuran segar. Makan makanan yang banyak mengandung antioksidan bisa menurunkan risiko terkena kanker serviks, serta menetralkan radikal bebas yang menyerang sel-sel tubuh.
• Vitamin A
Vitamin A ada di dalam wortel, kuning telur, mentega, hati, dan keju. Makan banyak makanan yang mengandung vitamin A bisa menjaga jaringan epitel yang terdiri dan lembaran sel yang menutupi permukaan eksternal tubuh dan melindungi kesehatan rahim serta vagina.
• Vitamin B
Bagi wanita yang ingin cepat hamil, sebaiknya menjaga diet yang kaya asam folat dan vitamin B2, untuk mencegah anemia. Saat hamil, vitamin B baik untuk perkembangan sel darah merah dan antibodi serta menjaga kesehatan janin. Pisang, daging, telur, hati, bayam, ikan, susu, gandum, kacang, yoghurt, keju, selada air, kacang-kacangan, avokad, brokoli, dan jeruk bisa jadi pilihan tepat.
• Vitamin C
Vitamin C memiliki peran penting untuk menjaga kesehatan sistem reproduksi pria dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma. Vitamin C bisa didapatkan dalam jeruk, kiwi, stroberi, dan paprika.
• Vitamin E
Kekurangan vitamin E dapat menyebabkan masalah neuromuskular dan anemia. Makanan seperti gandum, avokad, biji-bijian, margarin, dan kacang-kacangan bisa dijadikan pilihan tepat untuk mendapatkan sumber vitamin E.
• Seng (Zinc)
Kandungan senyawa mi sangat penting untuk meningkatkan libido serta baik untuk memproduksi sperma. Makanan laut (seafood) seperti tiram atau kerang laut, misalnya, mengandung mineral seng yang memang terbukti vital bagi pria. Kekurangan seng menyebabkan rendahnya dorongan seks. Setidaknya sperma kurang subur, bahkan bisa impoten. Sebuah penelitian menyebutkan, setiap kali ejakulasi sekurang kurangnya membutuhkan 5 miligram seng. Karenanya, semakin sering berhubungan seks, tubuh semakin membutuhkan banyak seng. Tiram kaya akan mineral seng yang sangat baik untuk tubuh, terutama pria. Jadi, tiram memang bisa menambah gairah seks. Selain itu, beras merah, ayam kalkun, susu, daging merah tanpa lemak, dan sayuran hijau merupakan sumber seng yang baik.
• Selenium
Selenium memiliki peran penting untuk memfasilitasi produksi ovum dan sperma. Bubur gandum, daging, beras merah, dan jeroan merupakan sumber selenium yang baik.
• Fitoestrogen
Fitoestrogen merupakan suatu zat yang bisa mendongkrak hormon seks. Kacang kedelai serta produk olahannya memiliki kandungan fitoestrogen yang balk untuk membangkitkan gairah seksual dan dikenal memiliki sifat pencegahan terhadap kanker.
• Asam lemak esensial
Produksi sperma didukung oleh asupan asam lemak esensial seperti asam linoleat. Makanan sumber lemak esensial di antaranya kacangk acangan, bunga matahari, dan minyak nabati lainnya.
• Mangan
Mangan sangat dibutuhkan untuk membangkitkan hormon pada wanita. Kekurangan mangan dapat menyebabkan kemandulan. Gandum, bayam, sereal gandum, kismis, kacang-kacangan, nanas, dan teh memiliki kandungan mangan yang cukup baik.

Sabtu, 20 Juli 2013

Makanan Adalah Sumber Energi Untuk Cinta

Makanan yang merupakan sumber energi sejak zarnan dahulu diyakini bisa membangkitkan gairah seks baik pada pria dan wanita sekaligus makanan adalah sumber energi cinta yang alami.  Dan hampir semua jenis makanan mengandung Afrodisiak. Bukan hanya merupakan kepercayaan dan tradisi, tetapi basil penelitian medis juga memberikan bukti akan khasiatnya. Pada faktanya, manusia secara biologis ada semata-mata untuk bereproduksi. Dorongan untuk melanjutkan keturunan sangat kuat, sehingga setiap bagian otak, dan neuron yang bertanggung jawab untuk melihat, memandang, mencium, meraba, dan mendengar, sampai yang terlibat dalam ingatan, perhatian, serta emosi dengan satu dan lain cara, terlibat dalam hasrat serta perilaku seksual.


Ada tiga aspek fungsi otak yang paling bertanggung jawab secara langsung atas aktivitas seksual, yakni:
1. Hipotalamus dan hubungannya dengan hormon seks.
Hipotalamus adalah bagian organ dari otak yang mempunyai fungsi yang sangat vital. Hipotalamus terletak di batang otak tepatnya di diencephalon. Hipotalamus mengatur kerja sistem endokrin, mengatur sintesis dan sekresi hormon-hormon hipofise (hormon pertumbuhan).
Hipotalamus berfungsi sebagai pengatur terpenting dari seluruh hormon-hormon endokrin. Hipotalamus juga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem limfatik, dan merupakan konektor sinyal dari berbagai bagian otak menuju ke korteks otak besar. Akson dari berbagai sistem indera berakhir pada hipotalamus (kecuali sistem olfaction) sebelum informasi tersebut diteruskan ke korteks otak besar Hipotalamus berfungsi sebagai monitoring dan mengontrol berbagai aktivitas dari tubuh yang sangat banyak.

2. Neurotransmiter dan kemampuannya untuk membuat kita memusatkan perhatian pada suatu tindakan.
Neurotransmitter adalah bahan kimia yang memungkinkan transmisi sinyal dari satu neuron ke sinapsis di berikutnya. Mereka juga ditemukan di ujung akson neuron motor, di mana mereka merangsang serat otot. Dan mereka dan kerabat dekat mereka yang diproduksi oleh beberapa kelenjar seperti hipofisis dan kelenjar adrenal. Dalam bab ini, kita akan meninjau beberapa neurotransmitter yang paling signifikan.

3. Kedua bagian saraf otonom.
Sistem saraf otonom berfungsi untuk mempertahankan keadaan tubuh dalam kondisi terkontrol tanpa pengendalian secara sadar. Sistem saraf otonom bekerja secara otomatis tanpa perintah dari sistem saraf sadar. Sistem saraf otonom juga disebut sistem saraf tak sadar, karena bekerja diluar kesadaran.
Struktur jaringan yang dikontrol oleh sistem saraf otonom yaitu otot jantung, pembuluh darah, iris mata, organ thorakalis, abdominalis, dan kelenjar tubuh. Secara umu, sistem saraf otonom dibagi menjadi dua bagian, yaitu sistem saraf simpatis dan sistem saraf parasimpatis.